Lorong yang gelap, lorong masa kecilku. Satu-satunya cahaya yang dapat kulihat hanya berasal dari sebuah lentera kecil. Aku mendekap erat mobil mainan yang terbuat dari kaleng, dingin dan tak berisi. Pintu di ujung lorong hanya berjarak sekitar 10 meter dari tempat aku berdiri, tetapi kelihatannya sangat jauh dan menyeramkan. Pintu itu tiba-tiba terbuka dengan perlahan, derit engsel tua yang membuat bulu kuduk berdiri. Ruangan terang terbuka di depan pandanganku. Aku mulai berjalan perlahan dan…
“AAAAAA!!!” Aku menjerit ketakutan. Seorang badut yang membawa terompet kuningan dan balon warna-warni mendadak muncul di hadapanku, gigi-giginya berwarna kuning dan nafasnya sangat bau. “Halo, anak manis…” Sapa badut mengerikan itu seraya mengambil pisau berlumuran darah dari atas meja, menghampiriku dengan cepat.
Rupanya itu hanya mimpi, pikirku. Aku terbangun dengan badan basah oleh keringat dan posisi tidur yang sudah tidak pada tempatnya. 19 tahun memang bukan umur yang kekanak-kanakan, tetapi aku masih takut dengan badut. Tetapi itu bukan masalah serius, hanya sedikit mimpi buruk.
Pagi itu cuaca sangat cerah, aku kembali ke dalam kehidupan nyata, bersekolah, ditindas oleh orang yang lebih kuat, yah begitulah. Namaku Alex, tetapi teman-temanku lebih suka memanggilku “Goofy Alex” , kurasa aku pantas menerima julukan itu.
“Nak, kau sudah cukup besar, cukup penting untuk memikirkan pendidikanmu ke depan,” ujar ayahku. “Tapi, aku sudah cukup frustasi dengan sekolah!” nadaku sedikit kubuat lebih tinggi. Sebelum ayahku bisa menjawab, terdengar suara tembakan. Kulihat ibuku bersimbah darah, timah panas tepat mengenai lehernya, menembus tulang lehernya, menyayat otot-ototnya. Ayahku berlari menghantam si penembak itu, dan sekali lagi aku mendengar suara tembakan. Kedua orang tuaku meninggal pada malam itu. Si penembak tidak melihatku dan langsung kabur ke dalam gelapnya malam.
Saat itu, aku menyadari, bahwa manusia bisa lemah di saat yang tak terkira, dan bisa juga menjadi kuat di saat tak terkira…
No comments:
Post a Comment